SEKILAS INFO
  • 13 jam yang lalu / Bukanlah KESABARAN jika masih mempunyai batas, bukanlah KEIKHLASAN jika masih merasakan sakit.
  • 1 bulan yang lalu / Shalat adalah pembersih hati dari kotoran dosa dan pembuka pintu keghaiban. – Ibnu Athaillah
WAKTU :

Haruskah Ilmu Bersanad…?!

Terbit 28 Agustus 2019 | Oleh : adminannur | Kategori :

*بسم الله الرحمن الرحيم*
*اللهم صل على سيدنا محمد و على ال سيدنا محمد*

*MENCARI ILMU BUTUH ULAMA*

عَنْ أَبِي أُمَامَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ خُذُوا الْعِلْمَ قَبْلَ أَنْ يَذْهَبَ قَالُوا وَكَيْفَ يَذْهَبُ الْعِلْمُ يَا نَبِيَّ اللَّهِ وَفِينَا كِتَابُ اللَّهِ؟ قَالَ فَغَضِبَ لَا يُغْضِبُهُ اللَّهُ ثُمَّ قَالَ: ثَكِلَتْكُمْ أُمَّهَاتُكُمْ أَوَلَمْ تَكُنِ التَّوْرَاةُ وَالْإِنْجِيلُ فِي بَنِي إِسْرَائِيلَ فَلَمْ يُغْنِيَا عَنْهُمْ شَيْئًا إِنَّ ذَهَابَ الْعِلْمِ أَنْ يَذْهَبَ حَمَلَتُهُ إِنَّ ذَهَابَ الْعِلْمِ أَنْ يَذْهَبَ حَمَلَتُهُ (رواه الدارمي)

Dari Abu Umamah dari Rasulullah ﷺ, beliau ﷺ bersabda: “Ambilah ilmu sebelum ia hilang”.

Mereka (para sahabat) bertanya:
“Bagaimana ilmu bisa hilang wahai Nabi Allah, sedang al-Quran masih berada bersama kami?”

*Perawi (Abu Umamah) berkata: Lalu beliau ﷺ marah, seraya berkata:*
“Tsakilatkum ummahatukum. Bukankah Taurat dan Injil ada bersama Bani Israel tetapi keduanya tidak memberikan manfaat bagi mereka?

Sesungguhnya hilangnya ilmu itu dengan wafatnya para pemegangnya, sesungguhnya hilangnya ilmu itu dengan wafatnya para pemegangnya.”
:books:HR. Ad-Darimi

Dari hadis di atas bisa disimak, bagaimana Nabi ﷺ marah dan menegur para sahabat, yang menduga bahwa al-Quran saja sudah cukup untuk dijadikan sebagai pedoman secara independen, terpisah dari ulama yang memiliki pengetahuan mumpuni dalam memahami isi kandungannya.

Terbukti, kaum Bani Israel tersesat meski di tangan mereka ada Taurat dan Injil. Karena itu harus ada ulama ahli yang menjelaskan atau menafsirkan isi kandungan al-Quran, agar kita tidak tersesat seperti Bani Israel. Dan dengan demikian, kita menjadi tahu bahwa al-Quran dan tafsir al-Quran itu tak terpisahkan sama sekali.

Saat ini, banyak orang-orang yang berilmu tapi tidak memiliki guru, banyak yang berilmu tapi gurunya sesat.

Ilmu akan kehilangan barokahnya jika tidak ada guru yaitu para ulama pewaris para Nabi ﷺ, sedangkan ulama yang tidak sesat adalah yang sanad keilmuannya sambung kepada Rasulullah ﷺ.

Itulah mengapa pentingnya seorang guru atau ulama dalam mencari ilmu yang barokah dan bermanfaat di dunia dan akhirat agar tidak tersesat seperti Bani Israel.

وَاللّٰهُ اَعْلَمُ بٍالصَّوَاب

SebelumnyaPernikahan Ali dan Fatimah SesudahnyaJadwal Puasa Sunnah Bulan Muharram

Tausiyah Lainnya

24 September 2019

Kalam Hikmah

15 September 2019

Pelajari Adab Sebelum Ilmu